candi borobudur kerajaan di indonesia

STRATEGI ANGGOTA KELOMPOK HIMPUNAN WARIA SOLO (HIWASO) DALAM MENGHADAPI BERBAGAI BENTUK DISKRIMINASI

Anis Novitasari

Sari


ABSTRAK

      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai bentuk diskriminasi yang diperoleh kelompok minoritas waria dan strategi anggota kelompok Himpunan Waria Solo (HIWASO) untuk mampu pertahan di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dengan menggunakan teori fenomenologi Alferd Schutz yaitu motif-motif sebab (because of motive)dan motif tujuan (in order to motive) dimana motif sebab merupakan rentetan masalalu yang dialami waria yaitu berbagai tindakan diskriminasi di tengah masyarakat. Motif tujuan yaitu upaya mereka agar di terima di tengah masyarakat dengan melakukan berbagai strategi mempertahankan diri. Hasil penelitian menujukan bahwa masih (1) banyak tindakan diskriminasi atau perlakuan yang tidak mengenakan yang didapat anggota waria dalam kehidupan sehari-hari ataupun ketika sedang melakukan pekerjaan diantaranya tidak diperbolehkan menggunakan lapangan bola voly, pengusiran, cibiran, hinaan, dan di tertawakan ketika anggota waria berada di tempat umum tindakan kekerasan fisik berupa pukulan, tendangan hingga bacokan dan berbagai upaya yang dilakukan berbagai oknum untuk mengembalikan anggota waria ke keadaan  sebagai laki-laki.(2) strategi yang dilakukan oleh anggota HIWASO untuk dapat bertahan di tengah masyarakat diantaranya mengubah perilaku menjadi lebih baik di tengah masyarakat, mengembangkan kemampuan yang mereka miliki, bergabung dengan kelompok HIWASO sebagai tempat untuk mengembangkan diri dan tempat bertemunya dengan anggota lain yang sepenanggungan.

      Kata kunci : diskriminasi, strategi, waria, fenomenologi, Alferd Schutz


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.