candi borobudur kerajaan di indonesia

MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DENGAN MENEMUKAN SENDIRI (INKUIRI) KELAS V SDN KALIBEJI KAB. SEMARANG

Setia Dwi Saputra - -

Abstract


 

Latar belakang dalam penelitian ini adalah minat peserta didik dalam proses pembelajaran masih rendah, hasil belajar IPA masih dibawah KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 65, proses pembelajaran kurang menarik, dan pendidik masih menggunakan metode konvensional. Untuk memecahkan masalah dalam penelitian ini maka diterapkan model Contextual Teaching and Learning dengan menemukan sendiri (Inkuiri). Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model Contextual Teaching And Learning (CTL) dengan menemukan sendiri (Inkuiri) Kelas V SD Negeri Kalibeji Kab. Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas kolaboratif yang masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan tindakan, obeservasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri Kalibeji yang berjumlah 22 peserta didik terdiri dari 8 peserta didik laki-laki dan 12 peserta didik perempuan. Data diperoleh melalui teknik tes (tes evaluasi) dan teknik non tes (angket dan observasi). Instrumen yang dipakai adalah lembar tes, lembar angket dan lembar observasi. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan teknik analisis deskriptif dengan menentukan ketuntasan belajar klasikal (100%) peserta didik tuntas  dan data dibandingkan dalam bentuk persentase antara pra siklus, siklus I dan siklus II. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model Contextual Teaching And Learning (CTL) dengan menemukan sendiri (Inkuiri) dapat meningkatkan minat dan hasil belajar IPA peserta didik. Pada pra siklus frekuensi minat peserta didik yang berada pada kategori tinggi ada 2 peserta didik (9%), siklus I ada 8 peserta didik (36%) dan siklus II meningkat menjadi 16 peserta didik (73%).  Ketuntasan hasil belajar peserta didik  pra siklus terdapat 12 peserta didik (53%) yang tuntas, siklus I ada 18 peserta didik (82%) yang tuntas, dan siklus II  ada 22 peserta didik (100%) yang tuntas.

 

Kata Kunci: CTL, Inkuiri, minat belajar, hasil belajar

 

A background in this research is learners’  interest in learning process still low, the result in science is still below the minimum criteria set in school that is 65, learning process is  less attractive, and educator still use a conventional method. To solve the problem in this research hence applied contextual teaching and learning ( CTL) model with inquiry. The purpose of this research is to increase the learners  interest and learning outcomes through the application of contextual teaching and learning ( CTL ) model with inquiry to the fifth grade students in  SD N Kalibeji Kab. Semarang. This research using a collaborative action class research in which each cycle consists of 4 stages  namely planning, action implementation, observation, and reflection. The subject of this research is fifth grade students in SD Negeri Kalibeji  consist of 20 students, 8 boys and 12 girls. Data is collected through tests (test evaluation) and non tests (questionnaire and observation). instruments  used are  test  sheets, questionnaire sheets and observation sheets. A quantitative data analysis is done using descriptive analysis by determining classical learning completion (100 %) and then  data is compared in percentage among  pre cycle, cycle I and  cycle II. The results of this research can be concluded that the application of Contextual Teaching And Learning (CTL) model and inquiry can increase the learners  interest and learning outcomes of Science. Based on the learners’ interest, in pre cycle there are 2 learners (9%) in a high category. In the first cycle, there are 8 students (36%) and the second cycle increased to 16 learners (73%). Based on the learning outcomes, in pre cycle there are 12 students (53%) which has been completed, the first cycle has 18 learners (82%) which has been completed, and the second cycle there are 20 students (100%) which has been completed.

 

Key Words:  CTL, Inquiry, the learners’ interest, the Learning Outcomes


Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsini. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

BSNP. 2007. Standar Proses. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.

____. 2006. Standar Isi Untuk satuan Pandidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.

Komalasari, Kokom. 2011. Pembelajaran Kontekstual Konsep dan Aplikasi. Bandung: PT Rafika Aditama.

Maulani Aries, Armi. 2013. Penggunaan Model Pembelajaran CTL Untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas 4 SDN Regunung 01 Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. http://repository.library.uksw.edu/handle/123456789/81

(diunduh tanggal 18-03-2015 pukul 19.10).

Nugroho, Ulfi Sindu. 2012. Upaya Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) dengan menemukan sendiri Peserta didik Kelas IV SD Negeri Salatiga 12 Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga pada Semester 2 Tahun Ajaran 2011/ 2012. http://repository.library.uksw.edu/handle/123456789/81

(diunduh tanggal 12-03-2015 pukul 19.54).

Nurhadi. 2003. Pendekatan Kontekstual. Jakarta: Jirjen Dikdasmen.

Riffa’I, Anni. 2009. Psikologi Pendidikan. Semarang: UNNES PRESS.

Roestiyah N.K. 2001. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Rusman. 2010. Model-metode Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Pendidik. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran : Berorientasi Standar Proses. Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Sudarsono, Joko. 2003. Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta.

Suprijono, Agus. 2011. Coperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.