candi borobudur kerajaan di indonesia

MENGGUGAH JIWA ENTREPRENEUR MAHASISWA MELALUI PENDEKATAN HUMANISTIK MULTIKULTURAL

Paulus.R.Hindrarto - -

Abstract


Salah satu masalah klasik yang dihadapi mahasiswa diantara studinya adalah masalah ekonomi keuangan. Pola pinjam meminjam uang sering dilakukan. Ketika lulus, mereka terus mencari-cari pekerjaan. Ada yang langsung mendapatkan, tetapi tidak jarang yang ‘mengganggur’ berkepanjangan. Melalui pendekatan humanistik, mahasiswa digugah eksistensinya sebagai ‘homo economicus’,  yang memiliki potensi entrepreneur bagi pemenuhan kebutuhannya dimasa depan, sebagai insan yang memiliki ‘keunikan dan keunggulan diri’ dalam kehidupan masyarakat yang multikultur. Dengan metode deskriptif kualitatif dan studi kepustakaan selama perkuliahan, mahasiswa diajak berpikir secara konseptual tentang pemberdayaan jiwa entrepreneurnya serta mencoba mengaplikasikannya sesuai dengan talentanya. Oleh karena itu Guru/Dosen dituntut untuk memiliki “frame of refrence and field of experience” yang memadai. Mampu mengadakan pendekatan persuasif-humanistik yang meyakinkan dan mahasiswa memiliki ‘goodwill’ bagi keberhasilan dirinya yang  pada gilirannya akan membawa keberhasilan pada lingkungannya yang lebih luas.

 

Kata Kunci: Entrepreneur, Humanistik, Multikultural.

 

One of the classic problems faced by students in the study is the issue of financial economics. Patterns of borrowing money is often done by students. When passed, they kept looking for a job. There is a direct gain, but not uncommon to have students 'unemployed' prolonged. Through a humanistic approach, students excited existence as 'homo economicus', which has the potential entrepreneur for the fulfillment of their needs in the future, as individuals who have the 'uniqueness and superiority' in the life of a multicultural society. With a qualitative descriptive methods and literature studies during the lectures, students are invited to think conceptually about empowerment entrepreneurnya skill and try to apply it in accordance with his talents. Therefore Teachers or Lecturers are required to have a "frame of refrence and field of experience" adequate. Able to hold-humanistic approach persuasive convincing and students have 'goodwill' for his success, which in turn will bring success to the wider environment.

 

Keywords: Entrepreneur, Humanistic, Multicultural.

 


Full Text:

PDF

References


Robert.T.Kiyosaki. 2002. Rich Dad, Poor Dad. Gramedia Pustaka Utama.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.