candi borobudur kerajaan di indonesia

PENGARUH MODEL WORK-BASED LEARNING DAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR MENATA PRODUK DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI PEMASARAN SMK NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015

Fanni Rahmawati - -, Baedhowi - -, Sri Wahyuni - -

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh penerapan model work-based learning dan cooperative learning “metode demonstrasi” terhadap prestasi belajar menata produk siswa; (2) Perbedaan pengaruh motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah terhadap prestasi belajar menata produk siswa; (3) Interaksi pengaruh model pembelajaran dan motivasi siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar menata produk siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas XI Jurusan Pemasaran SMK Negeri 6 Surakarta. Sampel dalam penelitian, sebesar 34 siswa kelas XI Pemasaran 1 untuk diberikan treatment model work-based learnng dan 32 siswa kelas XI Pemasaran 2 untuk diberikan treatment model cooperative learning metode demonstrasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes untuk data prestasi belajar menata produk, angket untuk motivasi belajar siswa dan dokumentasi. Uji hipotesis penelitian menggunakan analisis varian dua jalan dengan desain faktorial 2x2 dan taraf signifikan 5%. Sebelumnya dilakukan uji prasyarat yaitu normalitas dan homogenitas dengan menggunakan software SPSS 17. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan pengaruh secara signifikan penggunaan model work-based learing dan cooperative learning metode demonstrasi terhadap prestasi belajar menata produk  = 46.126 >  = 3,997) pada taraf signifikan 0,05 atau 5%. (2) Terdapat perbedaan pengaruh secara signifikan antara tingkat motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah terhadap prestasi belajar menata produk ( = 28.351 >  = 3,997) pada taraf signifikan 0,05 atau 5%. (3) Terdapat interaksi pengaruh antara model pembelajaran dan tingkat motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar menata produk (  = 4.299 >   = 3,997) pada taraf signifikan 0,05 atau 5%.

 

Kata Kunci: work-based learning, cooperative learning, motivasi, prestasi belajar

 

This study is aimed to find out (1) the effect of work-based learning model and demonstration method toward display product learning achievement; (2) the effect of high and low motivations toward display product learning achievement; (3) the interaction between motivation and teaching learning, work-based learning model and demonstration method toward display product learning achievement. 

This study ia a quantitative research with experimental method. Population of the study are all the eleventh year students of state senior high school 6 for marketing major in surakarta. The sample consist of XI Marketing 1 (34 students) for work-based learning treatment and XI Marketing 2 (32 students) for demonstration method treatment. The techniques of collecting data were test for display product achievement, questionnaires for student’s motivation, documentation. To analyzed the hypothesis, the researcher used two-way analysis of variance with a 2x2 factorial design and the significant level was 5%. The prerequisite test of normality and homogenity were analyzed by using SPSS software.

Based on the result of analysis data was concluded: (1) there ia a significant effect of work-based learning and cooperative learning with demonstration method toward the student achievement in display product subject matter  = 46.126 >  = 3,997) at 5% level of significant; (2) there is a significant effect oh high learn motivation and low learn motivation toward the student achievement in display producy  subject matter ( = 28.351 >  = 3,997) at 5% level of significant; (3) there is asignificant interaction effect between the instructional model and student’s learn motivation toward the student ahievement in display product subject matter (  = 4.299 >   = 3,997) 5% level of significant.

 

Key words: work-based learning, cooperative learning, motivation, student achievement. 


Full Text:

PDF

References


Arifin, Z. 2012. Evaluasi Pembelajaran. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.

Azwar, S. 2002. Reabilitas dan Validitas. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.

Brennan, L. 2005. Integrating Work Based Learning into Higher Education: A Guide to Good Practice. England. UVAC (University Vocational Award Council).

ETP. 2013. Work-based Learning: A Literature Review for Policy Makers and Social Partners in ETF Partner Countries. European Training Foundation.

Hamalik, O. 2003. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta. Bumi Aksara.

Hamzah, B. U. 2010. Teori Motivasi dan Pengukurannya Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta. Bumi Aksara.

Kunandar. 2013. Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013). Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Majid, A. 2013. Strategi Pembelajaran. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. 2011. Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.

Sadirman A. M. 2014. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta. Raja Grafindo Persada.

Sanjaya, W. 2014. Strategi Pembelajaran. Jakarta. Kencana Prenada Media Group.

Syah, M. 2005. Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.

Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta. Rineka Cipta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008. Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Presiden Republik Indonesia.

Woolfolk Anita. 2008. Educational Psychology, Active Learning Edition. Boston. Pearson Education Inc.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.