candi borobudur kerajaan di indonesia

ANALISIS PENGALAMAN BELAJAR KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA PROGRAM SMK MINI PONDOK PESANTREN

Endah Andayani - -

Abstract


Learning is not just accumulate knowledge, but learning is a mental process that occurs in a person causing the emergence of behavioral change. The learning process is essentially also a mental activity that can not be seen, where the process changes that occur in a person whose learning can not be seen but can be felt or seen from the symptoms of behavioral changes that appeared, and thus experience learning a necessity very important in learning, especially to anticipate the era of MEA on 1 January 2016. This research is a quantitative, which is designed to analyze the entrepreneurshipl learning experiences for students in the interest entrepreur SMK NU 'Sunan Ampel Poncokusumo Malang who has received a grant as vocational Mini boarding school. See the existing problems, this research included in the category of explanatory research to analyze the causal relationship between the two variables. Data captured from a questionnaire distributed to students by the number of respondents as many as 62 people. Based on the results of data analysis with simple linear regression, suggesting that the test variable entrepreneurship learning experience (X) of the interest in entrepreneur  (Y) obtained by value t count = 2.170 while t table = 2.000 or t count> t-table with sig. 0.034 less than 0.05. Results of this study concluded that entrepreneurship learning experiences positive and significant impact on the interest in enterpreneur (Y) at SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Malang.

 

Keywords: entrepreneurship learning experience,  interest in entrepreneur


Belajar bukanlah sekedar mengumpulkan pengetahuan, tetapi belajar merupakan proses mental yang terjadi dalam diri seseorang sehingga menyebabkan munculnya perubahan perilaku. Proses belajar pada hakekatnya juga merupakan kegiatan mental yang tidak dapat dilihat, di mana proses perubahan yang terjadi dalam diri seseorang yang belajar tidak dapat disaksikan tetapi dapat dirasakan atau dilihat dari adanya gejala-gejala perubahan perilaku yang tampak, dengan demikian maka experience learning menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam pembelajaran, khususnya mensiasati era MEA tanggal 1 januari 2016 mendatang.  Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dimana dirancang untuk menganalisis pengalaman belajar kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa pada SMK Nahdlatul Ulama’ Sunan Ampel Poncokusumo Malang yang telah memperoleh hibah sebagai SMK Mini Pondok Pesantren. Melihat permasalahan yang ada, maka penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian eksplanatori untuk menganalisis hubungan sebab-akibat diantara dua variabel. Data dijaring dari angket yang disebar kepada peserta didik dengan jumlah responden sebanyak 62 orang. Berdasarkan hasil analisis data dengan regresi linier sederhana, menunjukkan bahwa pengujian variabel pengalaman belajar kewirausahaan  (X) terhadap minat berwirausaha (Y) diperoleh nilai t-hitung = 2,170 sedangkan t-tabel = 2.000 atau t-hitung > t-tabel dengan nilai sig. 0,034 lebih kecil dari 0,05.  Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman belajar kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (Y) di SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Malang.

 

Kata Kunci: Pengalaman Belajar Kewirausahaan, Minat Berwirausaha



Full Text:

PDF

References


Barwick, J.M 1971. Readings in Adollecent Psycology. Minneapollis: Burgess Publishing Co.

DePorter, Bobbi; Reardon Mark, dan Nourie Sarah Singer, 2007. Quantum Teaching. Bandung: Kaifa PT Mizan Pustaka Anggota IKAPI.

Ditjen Dikti. 2006. Peningkatan Kualitas Pembelajaran di PT. Jakarta: Ditjen Dikti.

Jones, G.R. 2004. Organizational Theory: Design and Change, Upper Sadle River, New Jersey.

M. Ngalim Purwanto, 1990. Psikologi Pendidikan, Edisi Kedua ( Cet. V: Jakarta: Remaja Rosdakarya Offet.

Mulyasa, E. 2010. Menjadi Guru Profesional menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sardiman, 2007. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Saukah, A., 1998. Reliabilitas Instrumen. Makalah disampaikan pada lokakarya statistik dan analisis data penelitian Malang: Lembaga Penelitian UM. Malang.

Vivienne, Tong, 2008. Fitzwilliam College, Cambridge. diunduh 20 Jun 2013. Jam 18.49 PM.

Williams, B. 2002. Pedagogy has a Place in the Reformed Australian. 25 Sept 2012. J 16.00 PM

Heru Priyanto, Sony. 2009. Mengembangkan Pendidikan Kewirausahaan di Masyarakat. Jurnal PNFI. 1(1):57-78.

Saroni, Mohammad, 2012. Mendidik & Melatih Entrepreneur Muda. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Slameto, 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Sutrisno, J. 2003. Pengemb. Pend. Berwawasan Kewirausahaan Sejak Usia Dini. Bandung: IPB.

Widodo, Slamet. 2005. Proses Timbulnya Minat. Jakarta: PT. Rineka Cipta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.