candi borobudur kerajaan di indonesia

PENERAPAN MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKONOMI DI SMA NEGERI 3 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Dewi Tinjung Sari - -, Kristiani - -, Dewi Kusuma Wardani - -

Abstract


 

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar pada materi Ekonomi kelas X IIS 1 SMA Negeri 3 Surakarta tahun ajaran 2014/2015 melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X IIS 1 SMA Negeri 3 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 32 peserta didik. Prosedur penelitian meliputi tahap (a) perencanaan, (b) tindakan, (c) observasi, (d) refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, proses pembelajaran dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik. Hal ini terbukti kemampuan berpikir kritis peserta didik ditinjau dari segi aspek yaitu indikator-indikator berpikir kritis pada pra siklus 27,1%, siklus I 70,17%, dan siklus II 82,52% dan jika ditinjau dari segi individu pada pra siklus 16,13%, siklus I 70%, dan siklus II 85,48%. Hasil belajar peserta didik juga mengalami peningkatan yaitu nilai rata-rata pra siklus 78,41 (persentase ketuntasan 71,88%), siklus I menjadi 82,67 (persentase  ketuntasan 84,38%), dan siklus II menjadi 85,54 (persentase ketuntasan 93,75%).

 

Kata kunci : Problem Based Learning (PBL), kemampuan berpikir kritis, hasil belajar

The purpose of this research is to improve critical thinking skills and students learning outcomes of economic lesson at class X IIS 1of Senior High Sschool 3 Surakarta in the academic year of 2014/2015 with the implementation of Problem Based Learning (PBL) model. The type of this research is classroom action research. The subject of this research is students at X IIS 1 of Senior High School 3 Surakarta in the academic year of 2014/2015 with 32 students. The procedures of this research are (a) planning, (b) action, (c) observation, and (d) reflection. Based on the research results, the learning process with the implementation of Problem Based Learning (PBL) model can increase the critical thinking skills and learning outcomes of the students. It can be seen in the cycle I that the students’ critical thinking skills in terms of every indicator aspect are pre research 27,1%, cycle I 70,17%, and cycle II 82,52%, and the individual critical thinking skills are pre cycle 16,13%, cycle I 70%, and cycle II 85,48%. Students learning outcomes are also increased at pre cycle have average value 78,41 (percentage of completeness 71,88%), cycle I becomes 82,67 (percentage of completeness 84,38%), cycle II becomes 85,54 (percentage of completeness 93,75%).

Keywords: Problem Based Learning (PBL), critical thinking skills, learning outcomes



Full Text:

PDF

References


Aqib, Zainal, Jaiyaroh S, Diniati E, dan Khotimah K. (2010). Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru SD, SLB, TK. Bandung: CV Yrama Widya.

Arikunto, S. (2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan: Edisi Kedua. Jakarta: Bumi Aksara.

Awang dan Ramly. (2008). Creative Thinking Skill Approach Through Problem-Based Learning: Pedagogy and Practice in the Engineering Classroom. International Journal of Human and Social Sciences.

Brownie, N and Keeley, M. (2012). Pemikiran Kritis: Panduan untuk Mengajukan dan Menjawab Pertanyaan Kritis, Edisi Kesepuluh. Jakarta: Indeks.

Daryanto. (2011). Penelitian Tindakan Kelas dan Penelitian Tindakan Sekolah: Beserta contoh-contohnya. Yogyakarta: Penerbit Gava Media.

Etherington, B, M. (2011). Investigative Primary Science: A Problem-based Learning Approach. Australian Journal of Teacher Education, 36 (9), 35-57.

Fisher, A. (2009). Berpikir Kritis: Sebuah Pengantar. Terj. Benyamin Hadinata. Jakarta: Erlangga.

Kunandar. (2014). Penilaian Autentik (Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013). Edisi Revisi: Suatu pendekatan Praktis, disertai dengan contoh. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada

Lin, Y. M. dan Lee, P. C. (2013). The Practice of Business’s Teacher Teaching: Perspective from Critical Thinking. International Journal of Business and Commerce, 2 (6), 52-58.

Masek & Yamin. (2011). The Effect of Problem Based Learning on Critical Thinking Ability: A Theoretical and Empirical Review. International Review of Social Sciences and Humanities, 2 (1), 215-221.

Permendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2014 Tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Sadlo, G. (2014). Using problem-based learning during student placements to embed theory in practice. The Higher Education Academy, 2 (1), 6-19.

Sudjana, N. (2011). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Suwandi, S. (2009). Model Assesmen dalam Pembelajaran. Surakarta: Panitia Sertifikasi Guru Rayon 13 FKIP UNS.

Tiruneh, D.T., An Verburgh, & Elen, J. (2014). Effectiveness of Critical Thinking Instruction in Higher Education: A Systematic Review of Intervention Studies. Higher Education Studies, 4 (1), 1-17.

Tlhapane, S. M. (2003). Technology-Enhanced Problem Methodology In Geographically Dispersed Learners of Tshwane University of Technology. Knowledge Management & E-Learning: An International Journal, 2 (1).

Trianto. (2010). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

¬¬¬ . (2011). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Tukan, Daniel, Dike. (2009). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dengan Model TASC (Thinking Actively in a Social Context) Pada Pembelajaran IPS. Jurnal Pendidikan, 1 (1), 15-29.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.