candi borobudur kerajaan di indonesia

IMPLEMENTASI KETRAMPILAN AKAR WANGI (LARASETU) DALAM PEMBELAJARAN MUATAN LIFE SKILL BERBASIS KEWIRAUSAHAAN UNTUK SISWA DI SMP NEGERI 3 BULUKERTO

Dadang Is Harimbo - -

Abstract


Learning Life Skills (Life Skills) as a learning-oriented capabilities and capital base in order to be able to live independently and survive in its environment. Life skills education and urgently needed to be applied in Indonesia because the curriculum in Indonesia tend to strengthen the ability of the theoretical-academic (academic skills). Learning life skills is one of the alternatives in an effort to prepare students to have an attitude and life skills as a preparation for later life through an active learning activities, creative and fun. SMP Negeri 3 Bulukerto is a school-based creative competence which became one of the schools that apply the skills in plant vetiver (Larasetu) as additional activities (extracurricular) for learners in the context of learning laden Life Skill oriented entrepreneurial activity. Results of skills vetiver products can increase the income of students in helping the elderly. Products - products vetiver skills can be created in a variety of models that serve as ornaments, trinkets, souvenirs and health. Some obstacles encountered in these skills include material shortages, insufficient promotion, small capital and narrow marketing area. This condition is expected in the future with the necessary cooperation with the Ministry of National Education schools and local government to help all matters relating to capital and marketing needs.Vetiver skills as a first step to cultivate entrepreneurship (entrepreneur) for students in an effort to increase revenue and provision of life skills.

,

Keywords: Skills Roots Wangi (Larasetu), Learning Life Skills, entrepreneurship

 

Pembelajaran Life Skill (kecakapan Hidup) sebagai pembelajaran yang berorientasi  pada  kemampuan dan modal dasar agar dapat hidup mandiri dan survive di lingkungannya. Pendidikan life skill  diperlukan dan mendesak untuk diterapkan di Indonesia karena muatan kurikulum di Indonesia cenderung memperkuat kemampuan teoritis-akademik (academic skills). Pembelajaran life skill merupakan salah satu alternatif sebagai upaya mempersiapkan peserta didik agar memiliki sikap dan kecakapan hidup sebagai bekal bagi kehidupannya kelak melalui sebuah kegiatan pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan. SMP Negeri 3 Bulukerto merupakan sekolah yang berbasis kompetensi kreatif yang menjadi salah satu sekolah yang menerapkan ketrampilan pada tumbuhan akar wangi (Larasetu) sebagai kegiatan tambahan (ekstrakulikuler ) bagi peserta didik dalam rangka pembelajaran yang bermuatan Life Skill yang berorientasi pada kegiatan kewirausahaan. Hasil produk dari ketrampilan akar wangi dapat menambah pendapatan siswa dalam membantu orang tua.  Produk – produk ketrampilan akar wangi dapat dibuat dalam berbagai model yang yang berfungsi sebagai hiasan, pernak-pernik, cinderamata dan kesehatan. Beberapa kendala yang dihadapi dalam ketrampilan ini diantaranya keterbatasan bahan, promosi yang kurang, modal yang kecil dan daerah pemasaran yang sempit. Dengan kondisi ini diharapkan kedepan diperlukan kerjasama sekolah dengan Depdiknas dan Pemda untuk membantu segala hal yang berkaitan dengan modal, dan pemasarannya yang dibutuhkan. Ketrampilan akar wangi sebagai langkah awal untuk menumbuh kembangkan  jiwa kewirausahaan           ( entrepreneur ) bagi  peserta didik dalam upaya menambah penghasilan dan bekal kecakapan hidup.

.

Kata Kunci : Ketrampilan Akar Wangi (Larasetu), Pembelajaran Life Skill, Kewirusahaan


Full Text:

PDF

References


Hamalik, Prof.Dr.Oemar. 2001. Proses Belajar Mengajar. Bandung:Bumi Aksara.

Ahmad Dasen, “Pendidikan Life Skill” diakses pada tanggal 10 September 2012 dari http://ahmadasen.wordpress.com/2009/01/26/pendidikan-life-skill/

Slamet PH, Pendidikan Kecakapan Hidup di Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama: Konsep dan Pelaksanaan (Jakarta: Direktorat Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, 2002), h. 154

Hatimah,Ihat,dkk. 2007. Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan. Jakarta:Universitas Terbuka.

Zubaedi M.Ag, M.Pd. 2009. Pendidikan Berbasis Masyarakat. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Geoffrey G. Meredith, et.al. 1996. Kewirausahaan Teori dan Praktek. Pustaka Binaman Pressindo. Jakarta.

Hasbullah, S.Pd, MT.Implementasi Life Skill Bagi Remaja Putus Sekolah Dalam Bidang Teknologi di Bandung.Website@yahoo.com.diunduh tanggal 12 Oktober 2015 , 12.00WIB


Refbacks

  • There are currently no refbacks.