candi borobudur kerajaan di indonesia

PENGUATAN KELEMBAGAAN DAN BRANDING DESA WISATA SONDAKAN KOTA SURAKARTA

Andre N. Rahmanto - -, Susantiningrum - -, Chairul Huda Atma D - -

Abstract


Sondakan merupakan salah satu Kelurahan di kota Surakarta yang menjadi bagian dari Kecamatan Laweyan. Sejak 2012 kelurahan Sondakan ditetapkan sebagai salah satu desa wisata selain kelurahan Laweyan dan Mojosongo. Kelurahan Sondakan memiliki banyak potensi wisata sejarah dan budaya dan kuliner. Namun saat ini kepopuleran Sondakan masih berada dibawah bayang-bayang Laweyan, meski sebenarnya batik yang dianggap batik Laweyan berasal dari Sondakan. Terdapat beberapa hal yang menjadi kekurangan Kelurahan Sondakan yaitu 1) belum terkoordinasinya berbagai komponen yang terlibat dalam desa wisata 2) belum teraturnya manajemen pariwisata dan 3) Branding dan pemasaran desa wisata Sondakan masih belum dikenal. Metode Sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), serta tahapan destination branding digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian ini adalah teknologi tepat guna, desain, makalah pertemuan nasional.

 

Kata kunci : Desa Wisata, Sondakan,  Kelembagaan, Branding 


Full Text:

PDF

References


Kertajaya, Hermawan. 2005. Attracting Tourist, Trader, InvestorStrategiMemasarkan Daerah di Era Otonomi. Jakarta: GramediaPustakaUtama

Morgan,Nigel&Pritchard, Annette. 2004. Destination Branding Creating the Unique Destination Proposition. Elsevier Butterworth-Heinemann

Rahmanto, Andre. 2012. KomunikasiPemerintahdalamMengkonstruksi Citra Kota Solo sebagai Kota BudayadanPariwisata (StudiKasus Branding Solo The Spirit of Java). Disertasi. UniversitasPadjadjaran Bandung.

http://joglosemar.co/2013/10/manajemen-dan-branding-jadi-kendala-desa-wisata-sondakan.html

Puncak Pass http://puncakpass.net


Refbacks

  • There are currently no refbacks.