candi borobudur kerajaan di indonesia

LIKTAUSI: FINANCIAL LITERACY EDUCATION MODEL FOR WOMEN ENTREPRENEURS OF UMKM IN CENTRAL JAVA THROUGH SIKAPIUANGMU APPLICATIONS

Anis Susanti - -

Abstract


ABSTRAK

 

Rendahnya tingkat literasi keuangan pelaku usaha mikro menjadi salah satu penyebab minimnya akses lembaga keuangan terhadap sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berperan menyumbang 60% terhadap perekonomian dan 97% terhadap ketersediaan lapangan kerja. Pengembangan bisnis usaha mikro pada umumnya menemui tantangan di masalah pendanaan, tidak terkecuali bagi bisnis yang dijalankan oleh pengusaha wanita di Jawa Tengah. Pengusaha UMKM wanita di Jawa Tengah perlu membangun bisnis yang berkelanjutan dengan memanfaatkan produk dan jasa keuangan. LIKTAUSI: Literasi Keuangan bagi Pengusaha UMKM Wanita melalui aplikasi SikapiUangMu diharapkan dapat membantu pengusaha wanita dalam menyiapkan bisnisnya dengan lebih memahami bagaimana menerapkan manajemen keuangan sehingga dapat memaksimalkan manfaat jasa-jasa keuangan. Model literasi keuangan bagi pengusaha UMKM wanita ini merupakan strategi yang dapat diterapkan dengan cara membangun komunitas LIKTAUSI, sesi diskusi tentang aplikasi SikapiUangMu, pemanfaatan jaringan untuk pengembangan usaha dan membuka kesempatan pengusaha UMKM wanita di Jawa Tengah untuk melakukan mini investasi melalui kemitraan atau kerjasama bisnis. Melalui LIKTAUSI, literasi keuangan bagi pengusaha UMKM wanita di Jawa Tengah dapat menjadi sarana untuk mengembangkan bisnis dan memberi ruang bagi pengusaha wanita untuk berdiskusi dalam memanfaatkan jasa keuangan guna memperbaiki manajemen keuangan UMKM yang dijalankan sehingga mendukung untuk pencapaian tingkat literasi keuangan penduduk Indonesia yang well literate.

 

Kata Kunci: LIKTAUSI, Literasi Keuangan, Pengusaha UMKM Wanita,  SikapiUangMu


ABSTRACT

 

Low levels of financial literacy in micro businesses is the cause of minimum access from the financial institutions to UMKM sector that contribute 60% for economics growth and 97% for availability of employment. Micro business development in general, met the challenge in a matter of funding, not least for businesses run by women entrepreneurs in Central Java. Women entrepreneurs in Central Java should build a sustainable business by utilizing financial products and services. LIKTAUSI: Financial Literacy for Women Entrepreneurs through SikapiUangMu application expected to assist entrepreneurs in setting up business with a better understanding of financial management to maximize the financial service benefits. Financial literacy model for women entrepreneurs is a strategy that can be applied in a way to build LIKTAUSI community, SikapiUangMu sharing session, the use of networking for business development and opportunities of women entrepreneurs in Central Java to do a mini investment through a partnership or business cooperation. Through LIKTAUSI, financial literacy for UMKM women entrepreneurs in Central Java can be a means to develop the business and provide a space for women entrepreneurs in discussing the use of financial services to improve financial management of UMKM and support well literate financial literacy level in Indonesia.

 

Keywords: LIKTAUSI, Financial Literacy, Women Entrepreneurs of UMKM, SikapiUangMu



References


REFERENSI

Abubakar, H. A. 2015. Entrepreneurship development and financial literacy in Africa, World Journal of Entrepreneurship, Management and Sustainable Development. Vol. 11 Iss 4 pp. 281-294.

Agarwalla, S. K., Barua, S. K., Jacob, J. 2015. Financial Literacy among Young in Urban India, World Development. Vol. 67. pp. 101-109.

Aribawa, D. 2016. Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja dan keberlangsungan UMKM di Jawa Tengah, Jurnal Siasat Bisnis. Vol 20 No.1. Hlm 1-13.

Brown, J. R., Ivkovic, Z., Smith, P. A., Weisbenner, S., 2008. Neighbors matter: causal community effects and stock market participation, Journal of Finance. 63 (3), 1509–1531.

Fletschner, D., Mesbah, D. 2011. Gender disparity in access to information: Do spouses share what they know?, World Development. 39(8). 1422-1433.

Hong, H., Kubik, J. D., Stein, J. C., 2004. Social interaction and stock-market participation, Journal of Finance. 59 (6), 137-163.

Hossain, A., Zaman, A., Naser, K., Nuseibeh, R. 2009. Factors influencing women business development in the developing countries, Evidence from Bangladesh, International Journal of Organizational Analysis. Vol.17 No. 3. Pp. 202-224.

Osili, O. U., Paulson, A. L., 2008. Institutions and financial development: evidence from international migrants in the United States, Review of Economics and Statistics. 90 (3). 498-517.

Ruslan, M. R. 2016. Pengembangan Usaha Perempuan Bagi Kesejahteraan Keluarga Melalui Kewirausahaan. www.kebudayaan.kemdikbud.go.id. Diunduh pada tanggal 4 April 2017 Pukul 11:27 WIB.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.