candi borobudur kerajaan di indonesia

PENGEMBANGAN KARAKTER RELIGIUS DALAM PENDIDIKAN BERBASIS PADA MISI KENABIAN

Fahri Hidayat

Abstract


Abstrak. Tujuan pendidikan, sebagaimana diamanatkan dalam pasal 3 Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional adalah mengembangkan potensi siswa agar menjadi (1) beriman dan bertakwa, (2) berakhlak mulia, (3) sehat, (4) berilmu, (5) cakap, (6) kreatif, (7) mandiri, dan (8) menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dari delapan aspek tersebut, hanya satu aspek yang bersifat akademik, yaitu “berilmu”, sedangkan tujuh aspek lainnya bersifat non akademik. Akan tetapi, secara umum, penekanan pendidikan yang ada saat ini ternyata baru menekankan pada aspek akademik saja. Hal ini, salah satunya, dapat dilihat darii evaluasi pendidikan di sekolah yang biasanya hanya berbentuk ujian tulis. Meskipun tetap penting, ujian tulis memiliki banyak kekurangan untuk mengukur –khususnya pada- kompetensi non akademik siswa yang sebenarnya justru lebih penting. Oleh karena itu, makalah ini mencoba untuk memberikan sebuah gagasan konseptual untuk melengkapi kekurangan-kekurangan itu dengan menawarkan paradigma pendidikan karakter religius yang dikembangkan dari misi kenabian. Berangkat dari asumsi bahwa pembentukan karakter merupakan misi para nabi, yang bertemu dengan fakta bahwa secara demografis mayoritas penduduk Indonesia merupakan masyarakat Muslim, maka konsep pendidikan karakter berbasis misi kenabian menjadi sangat relevan untuk diterapkan. Prinsip dari pendidikan karakter religius berbasis pada misi kenabian adalah aktualisasi dogma-dogma agama ke dalam perilaku religius yang tampak dan terukur.

Kata kunci: pendidikan karakter, misi kenabian, karakter religius.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.